HTML5 Audio Player

Kebangkitan baru di Era Industri terlihat dengan terjadinya penyatuan berbagai kemajuan teknologi dan inovasi bergerak cepat dan semua serba terkoneksi. SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah mengimplementasikan hal tersebut ke dalam system pembelajaran yang mutakhir.

Tahun 2018 merupakan tahun perdana SMK Penerbangan Cakra Nusantara meluluskan taruna-taruninya. Mencetak lulusan unggul tangguh dan mandiri di dunia penerbangan, kebandaraan dan kedirgantaraan merupakan tujuan utama yang merujuk

SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah sekolah yang bergelut di Dunia Usaha dan Dunia Industri penerbangan serta berwawasan Internasional, memiliki visi dan misi yang turut mendukung berbagai program pemerintah dalam mencertdaskan generasi bangsa.

Berbagai beasiswa sesuai program pemerintah diberikan untuk menunjang pendidikan yang bermutu bagi taruna-taruninya. Beasiswa tersebut diantaranya Program Bantuan Siswa Miskin (BSM), Program Indonesia Pintar (PIP) dan Bidik Misi, dengan tujuan utama


Pentingnya penyediaan sumberdaya manusia (SDM) yang terampil diwujudkan pemerintah melalui kebijakan peningkatan mutu pendidikan kejuruan yang memberi perhatian pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengembangan SMK saat ini mulai bergerak dari orientasi pasar tenaga kerja lokal kepada pasar tenaga kerja ASEAN menyambut masyarakat ekonomi ASEAN (MEA), serta mempersiapkan para lulusan dengan pembekalan karakter kewirausahaan (entrepreneurship). Penerapan teaching factory di SMK merupakan wujud


Kedatangan Taruna taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara di Skatek 044 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar, base ops Jet Tempur Sukhoi disambut hangat oleh TNI Angkatan Udara. Kedatangan Taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara ini tidak lain adalah untuk melaksanakan PKL jurusan Airframe and Power Plant serta Electrical Avionics.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara merupakan pelopor Sekolah Penerbangan satu-satunya di Bali yang bergerak di bidang Industri Penerbangan yang menyelenggarakan


Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Indonesia pertama kali secara serentak dilaksanakan di tahun 2016. Dengan syarat sekolah tersebut memiliki standar yang sesuai dengan standard pelaksanaan UNBK yaitu Komputer dan koneksi Internet.

Di tahun 2018 SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah memenuhi syarat standarisasi pemerintah Indonesia untuk melaksanakan UNBK secara Mandiri.
“Dengan jumlah Komputer dan koneksi Internet yang memenuhi standar, kami pihak sekolah dengan kesiapan yang sangat


Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti kebijakan ujian nasional. Perbedaan mencoloknya adalah kelulusan seluruhnya ditentukan oleh masing-masing sekolah penyelenggara USBN.

Tahun ajaran 2017/2018 merupakan tahun pertama SMK Penerbangan Cakra Nusantara menyelenggarakan USBN.
Ketua Penyelenggara USBN sekaligus Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Yuning Sari Parwati, M.Pd menyatakan pihak sekolah sudah mempersiapkan

SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah sekolah yang bergelut di Dunia Usaha dan Dunia Industri penerbangan serta berwawasan Internasional, memiliki visi dan misi yang kuat dalam membentuk taruna-taruninya agar memiliki kompetensi terbaik bertaraf Internasional. Sebanyak 21 siswa dari SMK Penerbangan Cakra Nusantara menuntaskan program Pengayaan Kompetensi di Malaysia Airport Training Center, Kuala Lumpur, Malaysia.

Selama lima hari, para siswa dari berbagai jurusan di sekolah yang terletak di