HTML5 Audio Player


Panglima Angkatan Udara Thailand Commander in Chief Royal Air Force (C-in-C RTAF) Air Chief Marshal Chaiyapruk Didyasarin melakukan kunjungan persahabatan di ke Pulau Bali usai melaksanakan kunjungan kehormatan ke Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI yuyu Sutisna, S.E., MM., di Mabes AU Cilangkap, Jakarta.

Demikian dikatakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. di Baseops Lanud I Gst Ngurah Rai.
Merupakan moment

Industri penerbangan penuh dinamika dan terus berdetak, kesibukan orang yang datang dan pergi mewarnai berbagai bandara saat ini, di Indonesia sejak tahun 2017 sebanyak 7 Bandara sudah buka 24 jam, dan 10 Bandara beroperasi hingga pukul 00.00, Tahun 2018 jumlah penumpang pesawat mencapai 116.654.624 orang.

Menurut data IATA, pada tahun 2036 Indonesia akan menjadi pasar penerbangan terbesar ke 4 dunia, dengan total penumpang pesawat 355 orang, dalam pembukaan The 4 th Asia-Europa Transport

*Pemuda Harus Berkontribusi Dan Menjadi Solusi*

Menurut UU No. 40 Tahun 2000, Pemuda adalah WNI berusia 16 sd 30 tahun yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan. Pada periode 2020-2045 sebanyak 70% dari total penduduk Indonesia berusia produktif (15-64 thn), ketika proporsi penduduk produktif lebih besar maka produktivitas bangsa meningkat pesat, imbasnya pertumbuhan ekonomi melesat.

Pemuda menjadi bagian dari generasi yang menanggung beban ganda, dibawah mereka harus membiayai

Sudah tidak asing lagi di telinga nama SMK Penerbangan Cakra Nusantara di kancah penerbangan Indonesia. Sekolah vokasional pelopor dan pertama satu-satunya di Bali yang bergelut di bidang penerbangan yang telah terbukti mencetak generasi dirgantara yang siap kerja dan melanjutkan.

Menurut Kepala Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Putu Agus Mahendra, S.Pd yang juga sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menyatakan, Alumni kami telah di terima di beberapa

Prestasi telah menjadi budaya sejak lulusan angkatan pertama TA 2017/2018, selain lulus 100% dan 84% nilai UNBK diatas rata rata nilai Provinsi Bali, waktu tunggu lulusan kurang dari 6 bulan, menjadikan SMK Penerbangan Cakra Nusantara, pelopor pertama dan satu satunya di Bali di bidang penerbangan formal menengah vokasi dan yang telah Terakreditasi A sebagai pilihan yag pas meraih cita cita di masa depan menuju generasi Indonesia Emas 2045.
Perkembangan transportasi udara sangat pesat, industri


Terampil lebih awal sukses lebih cepat, adalah konsep dari SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang saat ini telah Berakreditasi A (Unggul) sesuai SK BAN S/M Provinsi Bali Nomor: 761/BNP-SM/LL/XI/2018, kami terus melakukan Transformasi Pendidikan Vokasi dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045 sebagai persembahan kami dari Bali untuk Dunia.

Menurut Ketua PPDB 2019/2020 SMK Penerbangan Cakra Nusantara Yulyana Grisnawati, M.Pd, dijelaskan pula bahwa dengan penerapan konsep ini, maka animo pendaftar