HTML5 Audio Player


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan satuan pendidikan kejuruan pada jenjang pendidikan menengah yang bertujuan mempersiapkan peserta didiknya untuk dapat bekerja, baik secara mandiri atau mengisi lowongan pekerjaan yang ada sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya (UU No.20/2003). SMK dituntut mampu membekali lulusannya dengan seperangkat kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha/Industri. Pengembangan SMK saat ini mulai bergerak dari



Sebagai Sekolah Vokasi Pelopor Pertama dan Satu-satunya di Bali, SMK Penerbangan Cakra Nusantara yang bergerak di bidang Penerbangan, Kebandaraan dan Kedirgantaraan menyediakan berbagai beasiswa pendidikan. Pendidikan yang menjadi hak utama seluruh pelajar di Indonesia menjadi dasar SMK Penerbangan Cakra Nusantara dalam penyediaan berbagai beasiswa pendidikan bagi peserta didiknya.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah SMK sudah memberi fakta dan terus berkomitmen untuk menciptakan atau



Pengembangan SMK saat ini mulai bergerak mempersiapkan para lulusan dengan pembekalan karakter kewirausahaan (entrepreneurship). Penerapan Teaching Factory di SMK merupakan wujud dari salah satu upaya Direktorat Pembinaan SMK untuk lebih mempererat kerjasama atau sinergi antara SMK dengan industri.

Teaching Factory bertujuan untuk menumbuh-kembangkan karakter dan etos kerja (disiplin, tanggung jawab, jujur, kerjasama, kepemimpinan, dan lain-lain) yang dibutuhkan DU/DI serta meningkatkan



Penerapan Teaching Factory merupakan wujud dari salah satu misi Dir-PSMK yaitu memberdayakan SMK untuk mengembangkan kerjasama dengan industri dan berbagai lembaga terkait. Sehingga dapat dikatakan Teaching Factory diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran yang ada di SMK. SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah melakukan teaching factory dari awal pendirian sekolah. Tujuan di lakukannya Teaching Factory di SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah untuk ketahanan diri dan juga kedisplinan Taruna



Salah satu tujuan pendidikan sekolah menengah kejuruan adalah menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang asa di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dan program keahlian yang dipilihnya. Untuk meminimalisir kendala tercapainya tujuan SMK dengan link and match-nya, maka pembelajaran di sekolah harus lebih dioptimalkan. Salah satu strategi yang digunakan adalah menerapkan

Pembelajaran Teaching Factory adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi/jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri.Pelaksanaan Teaching Factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara melakukan Teaching Factory bersama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Dalam kegiatan ini diberikan materi