Dalam mengelola perusahaan kita tidak hanya memperhatikan factor sistem kerja, kegiatan produksi ataupun logistic saja namun juga pekerja. Keselamatan dan kesehatan pekerja patut diutamakan karena karyawan anda merupakan asset perusahaan yang mampu mempengaruhi kinerja perusahaan itu sendiri. Tidak hanya mampu berpengaruh pada produktivitas perusahaan saja namun juga membahayakan nyawa orang lain. Kita bisa saja dikenai denda maupun hukuman penjara jika diketahui tidak memberikan perlindungan pada karyawan saat mereka bekerja. Untuk itulah hadir undang-undang K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja sebagai dasar hukum untuk memberikan perlindungan yang layak pada pekerja.

Keselamatan Kesehatan dan Kerja, atau yang biasa disebut K3 adalah teori dan implementasi yang mempelajari pengelolaan bahaya dan resiko yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja ataupun proyek. Kegiatan ini mempelajari bagaimana menangani bahaya yang ada di lingkungan kerja serta pencegahannya dengan tujuan untuk meminimalisir kecelakaan kerja serta resiko lainnya yang dapat terjadi.

Taruna Taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah dikenalkan konsep K3 sejak Masa Pengenalan Lingkungan Studi ( MPLS ), hal ini sangat penting dikarenakan setiap siswa SMK pasti akan bersentuhan dengan industri dan didalam industri terdapat potensi bahaya dan jangan sampai kita sendiri menjadi sumber bahaya bagi yang lainnya, dimana khususnya dalam industri kedirgantaraan, penerbangan dan kebandaraan keselamatan kerja adalah yang utama ( Safety First ), maka tuntutan pengetahuan dan implementasi K3 juga diwajibkan oleh Dunia Usaha dan Dunia Industri.

Banyak perusahaan kini semakin memperhatikan aspek K3 di lingkungan kerjanya, karena itu bagi lulusan SMK yang memiliki Pengetahuan dan Sertifikasi K3 seperti siswa dam alumni SMK Penerbangan Cakra Nusantara akan sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan di berbagai industri, terlebih dengan adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan adanya minimal satu orang ahli K3 di setiap perusahaan.

Kompetensi Taruna-taruni SMK Penerbangan Cakra Nusantara terkait K3 dibuktikan dengan Sertifikasi Kualifikasi dari Pusdiklat Indonesia Emas. SMK Penerbangan Cakra Nusantara juga telah meraih Rekor Prestasi dalam Melaksanakan K3 dejak kelas X dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia-Dunia (Leprid) , dan telah ber ISO K3 yaitu ISO 45001:2018, dimana ISO ini dapat dikatakan sebagai "milestone". Standar ini menyediakan kerangka kerja yang kuat dan efektif untuk mengurangi risiko di tempat kerja dan menciptakan tempat kerja yang aman dan sehat untuk pekerja, lingkungan dan tamu,

Kepala SMK Penerbangan Cakra Nusantara Indra Gita Saragih, S.Pd, A.K3 (BNSP), beserta beberapa manajemen SMK Penerbangan Cakra Nusantara telah mengikuti Sertifikasi Kompetensi menjadi Ahli K3 bersetifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga lingkungan K3 juga telah menjadi budaya dalam area Sekolah guna mempermudah siswa melakukan alih pengetahuan dan implementasi sikap K3 nya