KURIKULUM PARADIGMA BARU SMK PUSAT KEUNGGULAN “MERDEKA BELAJAR”

Dengan ditetapkannya SMK Penerbangan Cakra Nusantara sebagai SMK Pusat Keunggulan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia dengan Surat Keterangan, SK Pusat Keunggulan:  Ditjen Vokasi NO.22/D/O/2021, maka SMK Penerbangan Cakra Nusantara merepkan kurikulum Paradigma Baru berbasis Merdeka Belajar di kelas X. Kegiatan belajar mengajar di kelas X disusun dalam Kurikulum Operasional SMK Penerbangan Cakra Nusantara.

Kurikulum Operasional SMK Penerbangan Cakra Nusantara  ini memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan dan dirancang sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pembelajaran. Untuk menjadikannya bermakna, kurikulum operasional ini dikembangkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan peserta didik, guru dan DUDIKA. Kurikulum ini juga menganut: (1) pembelajaran yang dilakukan guru dalam bentuk proses belajar mengajar yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran teori di kelas, pembelajaran keterampilan di ruangan praktik, dan seluruhnya berbasis teaching factory agar peserta didik memperoleh pengalaman dalam menerapkan budaya kerja; dan (2) Praktik Kerja Lapangan (PKL) yaitu pengalaman belajar langsung di DUDIKA untuk membangun kebiasan kerja. Demikian juga dengan pembelajaran langsung di masyarakat sesuai dengan latar belakang, karakteristik, kompetensi keahlian dan kemampuan awal peserta didik.

Dari Struktur kurikulum tercermin bahwa pelaksanaan pembelajaran pada SMK Pusat Keunggulan khususnya di SMK Penerbangan Cakra Nusantara tidak hanya mementingkan pengetahuan umum dan kejurusan, tetapi juga nenekankan pada Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja. Hal ini menjadi fokus utama dalam kurikulum paradigma baru yakni mengembangan sikap disamping pengetahuan dan keterampilan dan khusus untuk siswa SMK juga harus mendapatkan penguatan budaya kerja dan kebekerjaan.
 
VISI
Arus globalisasi ditandai dengan adanya perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS). Perkembangan itu senantiasa akan menyentuh semua aspek kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk dapat mengikuti perkembangan tersebut, SMK Penerbangan Cakra Nusantara sebagai lembaga pendidikan swasta ikut berperan serta menyiapkan insan yang memenuhi kriteria yang digariskan oleh visi Kemendiknas 2025 yakni insan yang cerdas dan kompetitif (insan kamil/insan paripurna). Secara sinergis, dalam rangka mewujudnyatakan otonomi pendidikan dan mengimplementasikan visi Kemendiknas 2025, maka SMK Penerbangan Cakra Nusantara memiliki kompetensi prima yang menggambarkan profil sekolah yang diinginkan di masa yang akan datang yang diwujudkan dalam visi sekolah adapun Visi sekolah yakni:
 
“Menjadi pelopor pendidikan penerbangan formal di Bali yang memberikan lulusan yang siap kerja yang berjiwa Pancasila dan memiliki sikap professional kebekerjaan dan budaya kerja serta mempunyai daya saing yang tinggi baik didalam maupun diluar negeri”
Indikator visi SMK Penerbangan Cakra Nusantara adalah dijabarkan seperti berikut ini.
  1. Mampu mengenali potensi dirinya sehingga berkembang dan memberikan makna dalam kehidupan.
  2. Mampu memiliki jiwa Pancasila dan memiliki sikap professional kebekerjaan dan budaya kerja dalam diri.
  3. Mampu mengimplementasikan kompetensi dalam kehidupan sehari-hari.
  4. Mampu menunjukkan prestasi pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.
  5. Mampu menunjukkan kecakapan hidup (life sklills) secara intra personal dan ienter personal.
  6. Mampu mempertanggungjawabkan keahliannya secara sosial maupun institusional, dinamis, inovatif sesuai dengan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS).
 
MISI
           
Untuk mewujudkan visi tersebut diatas maka disusunlah beberapa misi yang pencapaiannya fokus kepada lembaga, pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik, yaitu:
  1. SMK Penerbangan Cakra Nusantara dengan berbagai program keahlian profesi terstandarisasi melalui pendidikan dan pelatihan yang berdasar Imternational Air Transport Assosiation (IATA) dengan pola pendidikan dan pelatihan dari tenaga pengajar professional, praktisi maupun akademisi baik dari dalam maupun luar negeri sehingga penyerapan materi dapat dicapai secara optimal dengan berjiwa Pancasila dan memiliki sikap professional kebekerjaan dan budaya kerja
  2. Penerapan disiplin ilmu pengetahuan dibidang ilmu manajemen transportasi udara dan ilmu pengetahuan/keahlian yang terkait dibidang airlines melalui magang kerja diberbagai maskapai penerbangan baik nasional maupun internasional sehingga mampu menciptakan standarisasi mutu lulusan yang handal dan professional.
  3. Penyaluran tenaga kerja bagi setiap lulusan sesuai dengan jurusan yang telah didalami dengan baik pada perusahaan penerbangan nasional maupun internasional
 
Untuk mewujudkan Visi Misi di atas perlu diupayakan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Membangun gedung berikut infrastukturnya, menyediakan sarana yang memungkinkanterpenuhinya syarat minimal’ bagi Kegiatan Belajar Mengajar.
  2. Melibatkan kemampuan warga sekolah sebagai tenaga guru dan tenaga non guru sesuai dengan bidang keahliannya
  3. Mengupayakan tenaga guru yang layak sesuai dengan pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga guru dan tenaga non guru yang ada.
  4. Interaktif dan komunikatif dengan masyarakat agar mendapat dukungan baik moril maupunmeteril sehingga mereka mempunyai rasa memiliki.
  5. Berusaha menjalin kerjasama dengan dunia usaha/industri sesuai dengan program Keahlianyang dikembangkan.
  6. Penggunaan alokasi dana yang terhimpun dari pemerintah dan masyarakat. secara efektif,efisien, transparan dan rasional.
 
TUJUAN SEKOLAH
  1. Mempersiapkan tenaga kerjabidang penerbangan yang bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.
  2. Mempersiapkan peserta didik agar menjadi tenaga kerja yang berkepribadian, cerdas, berkualitas, berprestasi dalam bidang akademik, non akademik, dan berbudi pekerti luhur.
  3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, agar mampu mengembangkan diri kemudian hari baik secara mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi
  4. Membekali peserta didik dengan kompetensi-kompetensi yang sesuai dengan program keahlian yang dipilih
 
Tujuan jangka menengah
  1. Meningkatkan penguasaan kompetensi tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan siswa baik secara internal maupun eksternal
  2. Menumbuhkan penggunaan teknologi informasi yang berakses global
  3. Menumbuhkan sikap dan prilaku inovatif dalam pendayagunaan teknologi informasi
 
Tujuan jangka pendek
  1. Menumbuhkan sikap kewirausahaan setiap keluaran sebagai cermin penguasaan kompetensi untuk bekal hidup secara mandiri
  2. Meningkatkan intensitas dan frekuensi dalam menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industry
  3. Menciptakan peluang dan kesempatan yang maksimal dalam mengimplementasikan seperangkat teori dilapangan kerja secara real
  4. Menciptakan tenaga teknisi teknologi inform